
Manajer Arsenal, Arsene Wenger, meminta Manajer Liverpool, Juergen Klopp, untuk berhenti mengeluh soal padatnya laga yang ada di Premier League. Wenger menegaskan Klopp harus beradaptasi seperti yang dilakukannya ketika pertama kali datang ke Arsenal.
Dua dekade lalu Arsene Wenger datang ke Arsenal dan hingga saat ini masih ingat bagaimana ia merasa terkejut dengan jadwal sepak bola Inggris. Namun, Wenger mampu beradaptasi dan kini menjadi salah satu manajer dengan masa bakti yang sangat lama di Arsenal dan Premier League.
Setelah tiga bulan di Liverpool, Klopp mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan di Premier League yang tidak mengenal libur musim dingin. Klopp memainkan tim muda saat menghadapi Exeter di Piala FA, Jumat (8/1), dan meminta agar ada libur pertengahan musim. Sikap Klopp itu pun mengundang Wenger untuk berkomentar.
Baca juga: Klopp Pusing karena Situasi Cedera, Bursa Transfer Jadi Solusi
"Anda bisa mendapatkan info dari setiap orang yang datang ke Inggris bahwa Anda harus beradaptasi pada awalnya. Saya seperti itu dan saya masih memilih ada jeda musim dingin, tapi tanpa kehilangan tradisi sepak bola Inggris. Saat Januari, bukan saat Natal," ujar Wenger seperti dilansir Daily Mail.
"Namun, kita sedikit berlebihan karena sekarang klub Inggris berada di dalam situasi keuangan untuk memiliki skuad dengan 25 pemain level top. Ini bukan seperti 25 tahun lalu. Kami tidak bisa terlalu banyak mengeluh. Kami bisa merotasi. Ini tak seperti kami punya 13 pemain yang bermain setiap pertandingan," lanjutnya.
Wenger pun mengingatkan bahwa sepak bola Inggris dan Jerman memang memiliki perbedaan yang sangat besar. Sepak bola Inggris punya kompetisi yang lebih banyak dan jumlah klub yang mengikuti kompetisi itu pun lebih banyak ketimbang di Jerman. Manajer asal Prancis itu pun menilai sepak bola di Jerman memang jauh lebih mudah ketimbang di Inggris.
"Jerman lebih banyak kejutan karena mereka punya libur musim dingin yang bagus. Hanya ada 18 klub di Bundesliga sehingga lebih sedikit empat pertandingan, dan mereka tak punya Piala Liga, jadi ada lagi jumlah pertandingan yang lebih sedikit. Pertandingan jauh lebih mudah," ujarnya.
Sumber : SportSatu






0 comments:
Post a Comment